Selasa, 22 November 2011

Administrasi dalam Wedding Documentation

Mau nyoba mbagi pengalaman,

Disini saya coba menjabarkan apa-apa saja yang harus disiapkan dalam hal administrasi pada saat pertemuan dengan pengantin ini.. 

Hal yang perlu disiapkan ketika menghadapi klien (calon pengantin) :
  • Porto Folio
  • Penawaran Harga
  • Surat Pesanan
  • Wedding Contract
  • Tanda Terima
  • Kwitansi

Penjabarannya adalah sebagai berikut. 

1. Portofolio

Portofolio adalah kumpulan dari hasil karya kita, dimana untuk bidang wedding adalah contoh jepretan pernikahan yang telah kita kerjakan.Untuk portofolio wedding ini sebaiknya kita menyiapkan contoh berupa foto yang telah terpasang dalam album seperti album yang akan kita serahkan pada klien kelak. Hal ini akan memudahkan klien dalam menilai tampilan dan album seperti apa yang akan mereka dapatkan kelak. Untuk penampilan foto sebaiknya dipisahkan antara album foto prewedding dan album foto liputan juga jika memungkinkan contoh foto foto mini studio. 

Jelaskan pada calon pengantin mengenai jenis jenis layanan yang anda tawarkan seperti foto liputan wedding, foto candid, mini studio ataupun video documentation. Jelaskan juga jenis album yang anda tawarkan. 

(pada pembahasan ini saya umpamakan album yang ditawarkan adalah album digital cover kayu dengan 3 jenis ukuran yaitu 20x30, 25x30, 30x40. dipilihnya tiga ukuran ini adalah untuk memudahkan dalam pembuatan paket harga dari murah, sedang hingga mahal ) 

Dapat juga membawa laptop untuk memamerkan karya karya kita. Tapi umumnya yang saya alami klien akan lebih senang jika melihat portofolio berupa album foto atau produk jadi. 


2. Penawaran Harga 
Yang biasa ditanyakan setelah melihat porto folio kita adalah , "harganya berapa?" atau "ada paket apa?" Pokoknya berhubungan dengan harga. 
Untuk mempermudah pengantin, berikan panduan pada mereka berupa daftar harga dari layanan yang anda tawarkan, dimana harga harga tersebut tersusun dalam beberapa kategori yang mudah dimengerti. 

Contoh : 

DAFTAR HARGA 
Liputan Wedding 1
Deskripsi : 
Pemotretan 1 hari
1 Photographer
Unlimited Shoots + DVD Data
Output : 
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 30 x 40 cm -Harga = Rp.XXXXX
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 25 x 30 cm -Harga = Rp.XXXXX
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 20 x 30 cm -Harga = Rp.XXXXX

Liputan Wedding 2
Deskripsi : 
Pemotretan 1 hari
2 Photographer
Unlimited Shoots + DVD Data
Output : 
2 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 30 x 40 cm -Harga = Rp.XXXXX
2 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 25 x 30 cm -Harga = Rp.XXXXX
2 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 20 x 30 cm -Harga = Rp.XXXXX

Candid Photography
Deskripsi
Pemotretan 1 hari
1 Photographer
Unlimited Shoots + DVD Data
Output : 
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 30 x 40 cm -Harga = Rp.XXXXX
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 25 x 30 cm -Harga = Rp.XXXXX
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 20 x 30 cm -Harga = Rp.XXXXX

Mini Studio
Deskripsi
Pemotretan 1 hari
1 Photographer
Lighting + Background
Unlimited Shoots + DVD Data
Output : 
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 30 x 40 cm -Harga = Rp.XXXXX
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 25 x 30 cm -Harga = Rp.XXXXX
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 20 x 30 cm -Harga = Rp.XXXXX

Prewedding
Deskripsi
Pemotretan 1 hari
Outdoor Photo Session
Make Up Artist
Unlimited Shoots + DVD Data
Digital imaging 
Output : 
Cetak 10 pcs 30 x 45 + Frame Kayu 
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 30 x 40 cm
-Harga = Rp.XXXXX 

Cetak 6 pcs 30 x 45 + Frame Kayu
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 25 x 30 cm 
-Harga = Rp.XXXXX

Cetak 4 pcs 30 x 45 + Frame Kayu
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 20 x 30 cm
-Harga = Rp.XXXXX

Video Documentation
Deskripsi
1 Camera MiniDV 3CCD
Shooting 1 Hari
Lighting 
Standar Video Editing
Output : 
DVD Master + Copy
-Harga = Rp.XXXXX


Contoh diatas adalah contoh dari bentuk layanan yang ditawarkan pada klien. Untuk item-item yang ingin ditawarkan terserah dari keinginan, misalnya tidak perlu menyerahkan filenya atau sebagainya. 

Untuk memudahkan klien dalam memilih, sebaiknya membuat beberapa paket khusus yaitu berupa gabungan dari layanan-layanan tersebut yang terdiri dari beberapa harga dari murah hingga mahal, dimana jika digabungkan, harga paket tersebut akan lebih murah dibandingkan jika mengambil layanan secara satuan. Pintar pintarlah dalam menyusun paket paket tersebut karena hal ini akan mempengaruhi pilihan klien. 

Jika ada permintaan diluar layanan atau paket yang anda tawarkan minta waktu kepada mereka untuk menghitung harga. Dimana perlu diperhatikan bahwa harga layanan yang anda tawarkan berhubungan dengan perhitungan ongkos, seperti transportasi, produksi, bayar assisten, bayar digital imaging, penyusutan alat, biaya listrik, tenaga dsb. Hal ini tidak saya bahas karena saya anggap bahwa tiap tiap orang mempunyai perhitungan sendiri-sendiri. 

Catatan : bentuk daftar harga diatas akan lebih baik jika disusun dalam tabel harga. (gak tau caranya bikin tabel di forum nihh.. hehehehe) 


3. Surat Pesanan. 

Setelah klien menentukan layanan apa yang mereka pilih. Maka selanjutnya kita harus membuat surat pesanan. Dimana surat pesanan menjelaskan item-item apa yang akan kita berikan kepada pengantin. 

Surat Pesanan ini untuk mencegah kemungkinan buruk dikemudian hari. Seperti jika klien menyatakan bahwa mereka memesan album besar padahal pesanan yang kita terima hanya album kecil. Untuk itu penulisan item-item pada surat pesanan harus dituliskan secara teliti. 

Hal yang penting untuk diingat dalam membuat Surat pesanan adalah :
  • Tuliskan item-item yang dipesan secara detail dan teliti
  • Nama Pemesan jelas dengan alamat dan telpon (kalau bisa no.KTP)
  • Keterangan Tanggal dan Tempat Pemotretan
  • Term of Payment.
  • Tanda Tangan dan Materai secukupnya

Contoh draft surat pesanan :

SURAT PESANAN
No: 20/VI/SP/2007

Nama Klien : Bart Simpson
Alamat Lengkap: Jln. Kemang Raya no.30 jakarta
Telpon : 0217777777 HP: 08188888888
Fax : 021.666666

Bersama ini memesan item-item sebagai berikut : 

PAKET WEDDING PLATINUM
Prewedding
Deskripsi
Pemotretan 1 hari
Outdoor Photo Session
Make Up Artist
Unlimited Shoots + DVD Data
Digital imaging 
Output : 
Cetak 10 pcs 30 x 45 + Frame Kayu 
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 30 x 40 cm

Liputan Wedding 
Deskripsi : 
Pemotretan 1 hari
2 Photographer
Unlimited Shoots + DVD Data
Output : 
2 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 30 x 40 cm 

Candid Photography
Deskripsi
Pemotretan 1 hari
1 Photographer
Unlimited Shoots + DVD Data
Output : 
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 30 x 40 cm 

Mini Studio
Deskripsi
Pemotretan 1 hari
Lighting + Background
Unlimited Shoots + DVD Data
Output : 
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages ukuran 30 x 40 cm 

Video Documentation
Deskripsi
1 Camera MiniDV 3CCD
Shooting 1 Hari
Lighting 
Standar Video Editing
Output : 
DVD Master + Copy

TOTAL HARGA : Rp.XXXXXXXXX

Tempat Pernikahan : Hotel Stadion Utama Senayan
Tanggal : 20-08-2008
Jam : 8.00 � 22.00

Term of Payment
- Uang Muka sebesar 50% 
- Sisa pembayaran setelah album/hasil kerja diterima

Penerima Pesanan Pemesan


Tanda tangan tanda tangan
FOTOGRAFER NAMA PEMESAN

Catatan : bentuk surat pesanan diatas akan lebih baik jika item-itemnya disusun dalam tabel harga. (gak tau caranya bikin tabel di forum nihh.. hehehehe) 


4.Wedding Contract

Wedding Contract sebetulnya fungsinya sebagai pelengkap dari Surat Pesanan dimana menerangkan mengenai hal hal yang akan kita lakukan pada saat pemotretan dan beberapa keterangan yang lebih mendetail mengenai item-item yang akan kita berikan kepada klien. 

Wedding Contract ini dapat bervariasi bentuknya tergantung dari kebutuhan tiap tiap fotografer terhadap kliennya dan sebaliknya.. Sebaiknya dalam Wedding Contract ini dimasukan klausul-klausul yang akan memudahkan kita dalam menjalankan tugas ketika acara dan juga mengenai penggunaan hasil foto untuk promosi kita kelak. 

Dalam Wedding Contract ini kita harus memikirkan berbagai kemungkinan terburuk yang mungkin saja terjadi dalam peliputan dan membuat klausul yang dapat meminimalisasikan. Contohnya: mantan pacar pengantin membawa rombongan dan membuat kekacauan hingga alat kita rusak. Tuliskan dalam klausul bahwa pemesan harus mengganti biaya perbaikan bila hal itu terjadi. Hal ini untuk menghindari kerugian dari pihak kita. 

Atau misalnya jam kerja yang molor akibat keluarga-keluarga yang narsis foto. Sehingga waktu kita dirugikan. Tuliskan dalam klausul bahwa kita bekerja sesuai jadwal dan untuk foto keluarga harus didaftarkan. 

Pintar-pintarlah dalam membuat wedding contract ini. Tapi aturlah kata sedemikian mungkin sehingga tidak berkesan memaksa. 

Hal yang penting untuk diingat dalam membuat Wedding Contract adalah :
  • Tuliskan item-item yang dipesan secara detail dan teliti
  • Tuliskan Klausul yang dapat memudahkan kita dalam bertugas
  • Nama Pemesan jelas dengan alamat dan telpon (kalau bisa no.KTP)
  • Keterangan Tanggal dan Tempat Pemotretan
  • Tanda Tangan dan Materai secukupnya

Contoh draft Wedding Contract

Photographer Wedding Documentation Rules

ALBUM PHOTO
Jumlah dan Ukuran Album yang akan diberikan adalah sesuai dengan Surat Pesanan 
Album Yang Diberikan adalah Album Photo Digital dengan Cover Kulit/Kayu/Besi dengan XX halaman 
Bentuk Cover Album akan diusahakan sesuai dengan permintaan jika stock tersedia
Ukuran Photo yang Dicetak adalah Ukuran Cetak Photo sesuai dengan ukuran album
Tampilan Photo yang Dicetak adalah dengan bentuk kolase (tampilan disain grafis)
Photo yang dicetak untuk album akan dilindungi dengan Laminating Doff anti gores
Seluruh hasil photo yang dihasilkan selama Pemotretan akan diserahkan dalam bentuk Data CD/DVD
Pihak Pemesan berhak untuk mencetak ulang secara pribadi seluruh foto yang ada di dalam CD yang diberikan
Photographer tidak memberikan file Photo yang dicetak dalam album dengan bentuk kolase dengan alasan hak cipta
Untuk Pencetakan Ulang Album dapat dipesan secara terpisah pada Photographer

VIDEO SHOOTING
Jumlah DVD yang diberikan adalah sesuai dengan Surat Pesanan.
DVD yang diberikan adalah film berisi Dokumentasi Acara yang telah melalui Proses Editing
Untuk penambahan Jumlah copy dapat dilakukan sendiri atau melalui kami dengan pemesanan sebelumnya
Untuk Shooting Indoor/dalam ruangan diharapkan untuk menyediakan Listrik yang memadai untuk lighting (minimal 1000 w)
Photographer tidak bertanggung jawab apabila terjadi penurunan kualitas liputan apabila tidak tersedianya listrik yang memadai

TAMBAHAN
Pemesan wajib memberikan Rundown Acara yang akan digunakan sebagai panduan waktu peliputan
Pemesan wajib untuk memberikan list foto keluarga yang akan difoto dan yang akan dimasukkan dalam album
Pemesan wajib untuk menyediakan konsumsi yang memadai untuk Crew
Pemesan wajib menyediakan surat ijin masuk baik untuk crew atau barang 
Pemesan wajib menunjuk koordinator dokumentasi sebagai media informasi
Pemesan wajib mengganti biaya perbaikan kerusakan alat yang diakibatkan hal diluar kemampuan yang terjadi selama proses pendokumentasian acara ( contoh : keributan, bencana alam dan sebagainya. ) 
Waktu kerja dalam 1 hari adalah maksimal 8 jam atau sesuai dengan rundown, selebihnya dikenakan charge Rp. xxxxxxxxx,-/jam
Untuk tambahan Liputan diluar Surat Pesanan/Rundown akan dikenakan charge tambahan sesuai dengan jenis liputan
Photographer berhak untuk melakukan tindakan apapun untuk mendapatkan hasil dokumentasi yang maksimal
Photographer berhak untuk menggunakan hasil foto sebagai media promosi bagi Photographer tanpa syarat apapun

Photographer _____________________ menyetujui 
NAMA & TTD _____________________ NAMA KLIEN & TTD 


5. Tanda Terima

Setelah pemotretan dan pembuatan album. Saatnya menyerahkan album pada klien. Ada hal yang terkadang dilupakan oleh fotografer, yaitu membuat Surat Tanda Terima. 

Tanda Terima ini dapat berupa Surat sederhana yang menyatakan bahwa pemesan telah menerima barang2 pesannya dari kita dengan baik. Sehingga mereka tidak dapat berbohong dikemudian hari bahwa mereka belum menerima pesanan tersebut. 

Tanda Terima ini sangat penting, ada kasus dimana orang tua pihak perempuan menyatakan belum menerima album foto pernikahan anaknya, sedangkan album foto telah diserahkan ke pengantin pria. Ternyata ada masalah internal diantara keluarga mereka, dimana album foto tidak disampaikan ke orang tua pihak perempuan. Sebetulnya masalah internal mereka bukan urusan fotografer dan dengan Tanda Terima ini fotografer bisa membuktikan bahwa seluruh item telah diserahkan pada pengantin pria. 

Untuk itu janganlah menyepelekan tanda terima, walaupun biasanya setelah album diserahkan dan pembayaran telah diterima seluruhnya urusan selesai, tapi terkadang ada hal hal yang terjadi diluar perkiraan. 

Contoh Surat Tanda Terima : 

TANDA TERIMA
No: 20/VI/SP/2007

Tanggal :20-20-2009

Bersama ini Telah kami Kirimkan barang sesuai pesanan sebagai berikut : 
  • 1 pcs Album Ekslusive Prewedding 20 Pages ukuran 30 x 40 cm
  • 2 pcs Album Ekslusive Liputan 20 Pages ukuran 30 x 40 cm
  • 1 pcs Album Ekslusive Candid 20 Pages ukuran 30 x 40 cm
  • 1 pcs Album Ekslusive Studio 20 Pages ukuran 30 x 40 cm
  • 2 pcs DVD Data Photo
  • 2 pcs DVD Video
Dalam keadaan baik. 

Hormat Kami


Tanda Tangan
PHOTOGRAPHER

______________________________________
Penerima : 
Nama Lengkap: 
Alamat : 
Telpon : 
Tanda Tangan : 

Telah Menerima Barang sesuai dengan keterangan diatas dengan keadaan baik. 


6. Kwitansi�

Kalau kwitansi kayaknya gak perlu dijelaskan lagi yaa�
Hehehehehehhe


Mohon maaf kalau kurang lengkap atau ada yang terlewat. 
Mungkin rekan rekan bisa membantu menambahkan. 

Semoga Tips ini bisa sedikit berguna�

Salam Jepret

sumber : http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=767315
Di kedalaman hati,
bersikukuh dalam kebimbangan,
kuatkan hati iringi langkahku,
kau membuatku kan terjaga,
bahwasanya dunia tak gelap,
pun tak silau,
hanya sesaat kau disini,
begitupun aku,
tak perlu tuk ditakuti...

SEKILAS TENTANG FOTOGRAFI

Kata photography berasal dari kata photo yang berarti cahaya dan graph yang berarti gambar. Jadi photography bisa diartikan menggambar/melukis dengan cahaya.
Dalam seni rupa, fotografi adalah proses pembuatan lukisan dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera.
Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
Untuk menghasilkan ukuran cahaya yang tepat untuk menghasilkan bayangan, digunakan bantuan alat ukur lightmeter. Setelah mendapat ukuran cahaya yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur cahaya tersebut dengan mengatur ASA (ISO speed), diafragma (aperture), dan penggunaan filter.

Jenis-jenis kamera

a. Kamera film, sekarang juga disebut dengan kamera analog oleh beberapa orang.

- Format film

Sebelum kita melangkah ke jenis-jenis kamera film ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu berbagai macam format/ukuran film.
APS, Advanced Photography System. Format kecil dengan ukuran film 16x24mm, dikemas dalam cartridge. Meski format ini tergolong baru, namun tidak populer. Toko yang menjual film jenis ini susah dicari di Indonesia.
  1. Format 135. Dikenal juga dengan film 35mm. Mempunyai ukuran 24x36mm, dikemas dalam bentuk cartridge berisi 20 atau 36 frame. Format ini adalah format yang paling populer, banyak kita temui di sekitar kita.
  2. Medium format
  3. Large format

- Jenis Film

  1. Film B/W, film negatif hitam putih.
  2. Film negatif warna. Paling populer, sering kita pakai.
  3. Film positif, biasa juga disebut slide. Lebih mahal dan rawan overexposure. Meski demikian warna-warna yang dihasilkan lebih bagus karena dapat menangkap rentang kontras yang lebih luas.

- Jenis-jenis kamera

  1. Pocket/compact. Kamera saku. Populer bagi orang awam, sederhana dan mudah dioperasikan. Menggunakan film format 35mm.
  2. Rangefinder. Kamera pencari jarak. Kecil, sekilas mirip dengan kamera saku. Bedanya, kamera ini mempunyai mekanisme fokusing (karenanya disebut rangefinder). Umumnya menggunakan film format 35mm.
  3. SLR, Single Lens Reflex. Kamera refleks lensa tunggal. Populer di kalangan profesional, amatir dan hobiis. Umumnya mempunyai lensa yang dapat diganti. Menggunakan film format 35mm. Disebut juga kamera sistem.
  4. TLR, Twin Lens Reflex. Kamera refleks lensa ganda. Biasanya menggunakan format medium.
  5. Viewfinder. Biasanya menggunakan format medium.
b. Kamera manual dan kamera otomatis. Kamera-kamera SLR terbaru umumnya sudah dilengkapi sistem autofokus dan autoexposure namun masih dapat dioperasikan secara manual.
c. Kamera digital. Menggunakan sensor digital sebagai pengganti film.
1. Consumer. Kamera saku, murah, mudah pemakaiannya. Lensa tak dapat diganti. Sebagian besar hanya punya mode full-otomatis. Just point and shoot. Beberapa, seperti Canon seri A, memiliki mode manual.
2. Prosumer. Kamera SLR-like, harga menengah. Lensa tak dapat diganti. Shooting Mode manual dan auto.
3. DSLR. Digital SLR.
Shooting mode
Mode auto, mode point and shoot, tinggal bidik dan jepret.
  1. Full auto, kamera yang menentukan semua parameter.
  2. Portrait, kamera menggunakan aperture terbesar untuk menyempitkan DOF.
  3. Landscape, kamera menggunakan aperture terkecil.
  4. Nightscene, menggunakan kecepatan lambat dan flash untuk menangkap obyek dan BG sekaligus.
  5. Fast shuter speed
  6. Slow shutter speed
Creative zone
  1. P, program AE. Mirip dengan mode auto dengan kontrol lebih. Dengan mode ini kita bisa mengontrol exposure compensation, ISO, metering mode, Auto/manual fokus, white balance, flash on/off, dan continues shooting.
  2. Tv, shutter speed priority AE. Kita menetukan speed, kamera akan menghitung aperture yang tepat.
  3. Av, aperture priority AE. Kita menentukan aperture, kamera mengatur speed.
  4. M, manual exposure. Kita yang menentukan aperture dan speed secara manual.
Komposisi dan Angle.
Komposisi adalah penempatan obyek dalam frame foto
Angle adalah sudut pemotretan, dari bawah, atas, atau sejajar.
Komposisi dan angle lebih menyangkut ke seni dari fotografi. Faktor selera fotografer sangat besar pengaruhnya.

Warna Cahaya

Warna temperatur dari cahaya


Cahaya bervariasi dalam temperatur dan warnanya, menjadi merah dipagi hari dan sore hari, dan menjadi biru ketika tengah hari. Kita hanya melihat warna putih, tetapi kamera dapat menangkap variasi warna tersebut. Untuk itu perlu dikompensasi dengan mengunakan filter pada kamera film dan white balance pada kamera digital untuk menghasilkan warna putih normal.

Apakah yang dimaksud dengan istilah warna cahaya?

Dengan menggunakan mata kita sendiri, kita susah menyadari warna cahaya tersebut. Tetapi sebetulnya cahaya mempunyai warna berdasarkan sumbernya(matahari, lampu tungstent dll). Pada cahaya matahari iklim, waktu dan beberapa faktor lainnya mempengaruhi warna cahaya tersebut. Kenapa kita susah menyadari warna cahaya tersebut? mata kita mempunyai kemampuan untuk mengkompensasikan perubahan warna hingga tahap tertentu. Itulah sebabnya kita selalu melihat bahwa cahaya sebagai putih netral.
Tapi film tidak bisa melakukan hal yang sama dan hanya diseimbangan untuk satu warna cahaya saja. Biasanya untuk warna cahaya day light atau tungsten saja. Sensor digital bekerja dengan cara yang lain.



Hangat, foto yang dipotret pagi hari memiliki temperatur warna yang lebih hangat, cahaya pagi hari menyebabkan musium fatahilah tampak lebih hangat (gambar atas). Temperatur warna mempengaruhi emosi dari orang yang melihatnya. Sebagai perbandingan dapat melihat foto musium fatahilah ini yang diambil pada waktu tengah hari, terlihat bahwa foto dibawah ini terasa lebih dingin dibandingan foto yang pertama.



Warna cahaya dipengaruhi oleh temperaturnya, dimana temperatur cahaya tersebut diukur dalam satuan Kelvin(K). Day Light balanced film dikalibrasi untuk menghasilkan warna putih netral jika kita memotret pada kondisi cahaya bertemperatur 5500K. Jika temperatur berubah maka film tersebut akan menghasilkan color cast(nuansa warna biru jika temperatur berada diatas 5500K dan warna merah jika dibawah 5500K).



Sumber cahaya yang berbeda menghasilkan variasi temperatur warna, untuk contohnya warna lampu jalanan mempunyai temperatur warna tungsten akan menghasilkan gambar dengan nuansa kemerah- merahan (gambar kiri). Dengan memilih film yang tepat atau dalam kasus ini white balanced yang tepat dalam kasus ini) atau menggunakan filter akan menghasilkan gambar yang lebih natural (gambar kanan).

Dasar pengukuran derajat Kelvin tersebut berdasarkan pengukuran temperatur pada baja hitam yang dipanaskan. Pada suhu rendah warna baja hitam berwarna merah, makin panas baja hitam tersebut berubah warna menjadi oranye, lalu putih kebiru-biruan dan terakhir adalah warna putih yang terpanas.


Dapatkah mengkopensasikan nuansa warna?

Suatu saat nuansa warna pada sebuah foto dapat menyenangkan, seperti hangatnya kemilau kemerahan pada waktu matahari terbit dan matahari tenggelam. Tetapi di saat lain nuansa warna juga dapat mengganggu keindahan sebuah foto. Dengan menggunakan filter dengan warna tertentu kita dapat mengkompensasikan nuansa warna, dengan tujuan menghilangkan efek dari temperatur cahaya.


Tabel dibawah ini berisi rekomendasi filter apa yang bisa digunakan untuk menghasilkan warna putih netral pada daylight-film.


Sumber Cahaya filter kompensasi

Langit bersih 85B
Daerah bayangan pada hari yang terik 81C
Langit berawan 81B
Matahari tengah hari 81B
Rata2 tidak memakai filter atau 81A (hangat)
Fajar atau senja tidak memakai filter
Matahari terbit atau tenggelam tidak memakai filter
flash elektronik tidak memakai filter
lampu floroscent(neon) 82C
lampu tungsten 80A+82C
Studio Tungsten 80A
Lilin tidak memakai filter

Tonalitas

Apakah yang dimaksud dengan tonalitas?

Tingkat illuminasi(kekuatan) cahaya dapat mempengaruhi warna dari subyek-subyek yang dikenai cahaya. Sebagai contoh sebuah obyek hitam atau sangat gelap akan dapat tampak berwarna perak atau putih tergantung kekuatan cahaya yang jatuh kepadanya. Atau daun yang berwarna tua dapat berwarna lebih mudah jika disinari dari arah belakangnya. Pemahaman akan tonality harus benar-benar dipahami jika ingin menghasilkan foto yang baik.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan